Kegiatan Pelatihan Adat Perkawinan Gampong Kuta Ateuh
















KEGIATAN PELATIHAN ADAT PERKAWINAN GAMPONG KUTA ATEUH KECAMATAN SUKAKARYA KOTA SABANG
 
Pada masa era globalisasi saat ini, banyak sekali budaya-budaya asing yang hadir di tengah-tengah masyarakat kita, tentu ini merupakan hal yang harus diperhatikan khusus, mengingat wilayah Sabang pada umumnya dan juga gampong Kuta Ateuh khususnya yang berada dalam wilayah Aceh maka kami menilai penting untuk melaksanakan kegiatan pelatihan ini.

Pada dasarnya Pemerintahan Gampong Kuta Ateuh mengadakan berbagai macam pelatihan, baik itu pendidikan, menciptakan lapangan kerja mandiri yang juga diharapkan bisa menyerap tenaga kerja dan keterampilan  untuk meningkatkan kemampuan masyarakat.

Tidak dapat dipungkiri bahwa hari demi hari pengetahuan masyarakat tentang adat perkawinan makin berkurang. Mungkin dikarenakan kondisi sosial gampong Kuta Ateuh yang penduduknya tidak semua bersuku Aceh melainkan ada dari berbagai suku yang ada di Indonesia hidup membaur ditengah-tengah masyarakat.

Maka Pemerintahan Gampong Kuta Ateuh merasa sangat penting untuk meregenerasi pengetahuan tokoh-tokoh yang berperan di gampong Kuta Ateuh Khususnya di bidang Adat Perkawinan. Sehingga Adat Perkawinan Aceh ini bisa selalu terjaga sepanjang masa.
  
Tujuan diadakan mengadakan pelatihan Adat Perkawinan ini untuk melatih generasi baru dan yang sudah ada agar semua tata cara Adat Perkawinan ini bisa berjalan sebagai mana mestinya. Sehingga ke lima Jurong yang ada di gampong Kuta Ateuh bisa mandiri dalam melaksanakan acara Adat Perkawinan dan juga melestarikan Adat Aceh tentunya.

dan Target mengadakan Pelatihan ini untuk membekali Para Ulee Jurong beserta Istri, Aneuk Jurong, Ketua Pemuda dan juga Tokoh-tokoh masyarakat gampong agar bisa lebih mengetahui Adat Perkawinan, sehingga dapat menjaga kelestarian Adat Aceh.

Peserta Pelatihan sebanyak 50 yang terdiri dari Para Ulee Jurong beserta Istri, Aneuk Jurong, Ketua Pemuda, Tokoh-tokoh masyarakat dan Tuha Peuet dari Gampong Kuta Ateuh Kecamatan Sukakarya Kota Sabang.

Penatar Ketua dan Anggota dari Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Sabang

Waktu dan Tempat Pelatihan ini kami selenggarakan selama 3 (Tiga) hari di balai Gampong Kuta Ateh dari tanggal 29-31 Agustus 2018.

semoga dengan pelatihan Adat Perkawinan Aceh, besar manfaatnya untuk melestarikan adat istiadat Aceh

“Adat bak po teumeureuhom, hukom bak syiah kuala. Qanun bak putroe phang reusam bak laksamana”.

Komentar